Banjarmasin – Yayasan Al Izzah Balangan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Pada Senin, 22 Juni 2026, jajaran pengelola Yayasan Al Izzah Balangan melakukan kunjungan silaturahmi dan penjajakan kerja sama ke Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat.
Rombongan Yayasan Al Izzah Balangan yang membawahi SIT Darul Fikri Balangan terdiri dari Pengawas SIT, Donald Simarmata, Kepala Bidang Pendidikan, Sri Rahmiyati, serta Staf Bidang Pendidikan, Ismi Noor Indah Sari. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP ULM, Deasy Arisanty, yang mewakili Dekan FKIP ULM, Sunarno Basuki. Turut hadir Kepala Bagian Umum, Isnawati, Ketua Unit Pengelola Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (UPKH), Emma Rosana Febriyanti, beserta tim UPKH.
Dalam sambutannya, Deasy Arisanty menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan Yayasan Al Izzah Balangan dan menyatakan kesiapan FKIP ULM untuk menjalin kolaborasi dalam berbagai bidang pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Yayasan Al Izzah Balangan menyampaikan keinginannya untuk menjalin kerja sama strategis dengan FKIP ULM, khususnya dalam bidang asesmen Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) yang jumlahnya terus meningkat di lingkungan sekolah di bawah naungan yayasan. Selain itu, yayasan juga berharap adanya dukungan dalam proses rekrutmen tenaga pendidik melalui lulusan-lulusan terbaik FKIP ULM.
Menanggapi hal tersebut, pihak FKIP ULM menjelaskan bahwa mereka memiliki komitmen kuat dalam pengembangan pendidikan inklusif dan pendidikan khusus. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah penyelenggaraan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Program Studi Pendidikan Khusus di beberapa daerah di Kalimantan Selatan.
FKIP ULM juga membuka peluang kerja sama lebih lanjut, termasuk pelatihan bagi guru pendamping khusus guna meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam mendampingi peserta didik berkebutuhan khusus secara profesional dan berkelanjutan.
Kunjungan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga pendidikan dasar serta menengah. Melalui kolaborasi ini, diharapkan kualitas layanan pendidikan, khususnya bagi peserta didik berkebutuhan khusus, dapat terus meningkat sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.