PARINGIN, BALANGAN – Di tengah tantangan degradasi karakter dan adiksi gawai pada remaja, SMPIT Darul Fikri Balangan meluncurkan sebuah langkah revolusioner melalui inovasi pendidikan bertajuk “Mabit Become a Habit”. Program ini hadir sebagai jawaban nyata atas kebutuhan orang tua akan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga kokoh secara spiritual dan mandiri.
Latar Belakang: Menjawab Tantangan Zaman Kepala SMPIT Darul Fikri Balangan menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari keprihatinan terhadap pola hidup remaja saat ini yang sulit terlepas dari pengaruh negatif teknologi. “Banyak siswa yang hafal teori ibadah, namun praktiknya belum sempurna. Selain itu, ketergantungan pada gawai merusak pola tidur dan interaksi sosial mereka. Melalui mabit ini, kami menciptakan ‘Laboratorium Karakter’ 24 jam,” ungkapnya.
Metode Kebaharuan: Jaminan Mutu Shalat dan Gadget Detox Berbeda dengan kegiatan menginap biasa, inovasi ini mengusung metode Jaminan Mutu Shalat (JMS). Setiap siswa didampingi secara intensif oleh guru untuk memverifikasi 13 rukun shalat secara presisi. Selain itu, program Gadget Detox mewajibkan siswa menyerahkan gawai selama kegiatan berlangsung, mengembalikan fokus mereka pada interaksi sosial dan ibadah yang khusyuk.
Program ini juga menyelaraskan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) yang dicanangkan pemerintah, mulai dari pembiasaan bangun pagi, makan makanan sehat dari catering bernutrisi, hingga olahraga bersama.
Manfaat dan Keberhasilan yang Diraih Sejak diimplementasikan, inovasi ini menunjukkan dampak signifikan yang terukur:
- Ketuntasan Ibadah: Sebanyak 90% siswa kini telah mencapai predikat “Tuntas” dalam penguasaan gerakan dan bacaan shalat sesuai standar kualitas sekolah.
- Kemandirian Meningkat: Orang tua melaporkan perubahan positif perilaku anak di rumah, mulai dari kedisiplinan bangun pagi hingga kemandirian mengelola kebutuhan pribadi.
- Harmonisasi Sosial: Tercatat nol kasus perundungan (bullying) selama kegiatan, menunjukkan terciptanya kohesi sosial yang kuat antar peserta didik.
Dukungan Penuh Ekosistem Pendidikan Program ini terlaksana berkat sinergi kuat antara Yayasan Al Izzah Balangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, serta partisipasi aktif Komite Sekolah.
“Harapan kami, inovasi ini menjadi standar baru layanan pendidikan di Balangan. Kami ingin membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, kita bisa mencetak generasi yang cerdas secara intelektual namun tetap terjaga keshalihannya,” tutup Kepala Sekolah.
Shalat Tahajud Bersama
Sharing dan diskusi
Pengecekan JMS (Jaminan Mutu Shalat)